Malam kemarin, hujan tak hentinya membagi kisah perciknya sejak sore. Entah apa yang membuatnya begitu banyak cerita. Namun, karena cerita itu aku bertemu dengan kisah lamaku yang lama tak berjumpa. Hujan Berhenti. hahaha :D Tak sadar diri ini telah dirasuki malu yang amat geli. Sekedar menghilangkan penat dan lelah, ku pikir keluar & melihat hujan tak ada salahnya. hihihi. Teriring hujan yang membasahi, aku tak takut lagi menghadapi basah. Yaaaa, aku bahagia mencicip rupa meski dari jauh. ahaha :D Mungkin terakhir kalinya aku akan melihatnya. Astaghfirulloh~ Cukup Mari menabung istighfar. o_O
Dengan jujur, kisah ini tidak terlalu serius untuk ditanggapi. Hanya saja, angin malam membawaku dalam deretan kata. Awan mendung pun sengaja kuserahkan pada matahari yang mungkin akan menghapusnya dalam terang. Teriak mendungku hampir melupakan sinar bintang yang selalu kurindu namun tetap ingin kugapai. Berawal dari sosok, maka terbitlah rangkaian kata membentuk pelangi menghias cerita. Itulah aku. Aku yang tidak ingin terus menerus hanyut dalam berita badai. Aku yang tidak ingin terus bersembunyi dalam gelapnya langit. Ingin rasanya menumpahkan semua cita yang lama aku rangkai, tapi tak pernah kudapati. Mengukir goresan tinta sejarah membangun semangat, itu yang sedang ku angankan.. Tak banyak kata dalam lembaran waktu yang bisa ku simpan. Tak akan lama kisahku akan terus berputar, layaknya bumi yang tak akan lama sanggup mengitari matahari. Hanya raja yang mampu memutuskannya. Biarkan prajurit terus menjaga perintah Raja dan terus melakukan apa yang baik untuknya. Biarkan 'hujan berhenti' menjadi kata 'intermezzo' di sela sibuknya hari. haha :D Memberiku cermin untuk menjadi lebih baik dan baik lagi. yeah. Semangat bree :D
Dengan jujur, kisah ini tidak terlalu serius untuk ditanggapi. Hanya saja, angin malam membawaku dalam deretan kata. Awan mendung pun sengaja kuserahkan pada matahari yang mungkin akan menghapusnya dalam terang. Teriak mendungku hampir melupakan sinar bintang yang selalu kurindu namun tetap ingin kugapai. Berawal dari sosok, maka terbitlah rangkaian kata membentuk pelangi menghias cerita. Itulah aku. Aku yang tidak ingin terus menerus hanyut dalam berita badai. Aku yang tidak ingin terus bersembunyi dalam gelapnya langit. Ingin rasanya menumpahkan semua cita yang lama aku rangkai, tapi tak pernah kudapati. Mengukir goresan tinta sejarah membangun semangat, itu yang sedang ku angankan.. Tak banyak kata dalam lembaran waktu yang bisa ku simpan. Tak akan lama kisahku akan terus berputar, layaknya bumi yang tak akan lama sanggup mengitari matahari. Hanya raja yang mampu memutuskannya. Biarkan prajurit terus menjaga perintah Raja dan terus melakukan apa yang baik untuknya. Biarkan 'hujan berhenti' menjadi kata 'intermezzo' di sela sibuknya hari. haha :D Memberiku cermin untuk menjadi lebih baik dan baik lagi. yeah. Semangat bree :D


