Mentari cerah menampakkan sosoknya, kicauan burung menyambut teriknya. Jum'at mubarok, tiada tanda hujan akan datang siang ini. Ahh, padahal rindu ini sudah lama tidak kutemui. Menanti hujan yang akan membasuh hati ini. Menghapus lelah ini~ Bulan ini, cukup banyak waktu yang kupikirkan menanti datangnya malaikat berbisik hujan. Aku lebih senang ketika hujan datang, dan malam berselimut seketika itu.Damai... Sejuk... Nyenyak.. *eh Seringkali kujumapi badai akhir-akhir ini, bedanya aku tidak sendiri disini ketika badai datang. Aku tenang dan aku yakin, badai ini hanya sementara. Tak akan lama lagi dia pergi membawa ketakutanku. Meninggalkanku dalam ruang karya imajinasiku. Melepas aku dalam bebasnya langit jiwa. Menekan aku agar melangkah pada biru terang kehidupan. Semuanya membuatku resisten pada badai akutku. hehe. Semakin banyak mimpi yang terlahir dalam hujan.
Alhamdulillah... tidak hentinya kalimat ini terus terucap setiap waktu. Kali ini, mewakili rasa syukur karena telah rampung lagi artikel yang kedua. hehe. Karena waktu silih berlalu dengan cepat, maka target pun terpaksa dipenuhi dalam jarak waktu dekat. Nah inilah hasilnya~

Tidak ada komentar:
Posting Komentar